Membangun Monitoring Server dengan Nagios pada Ubuntu 12.04 LTS

Selection_339Nagios merupakan aplikasi monitoringyang dapat memonitor sistem komputer, monitoring jaringan dan monitoring infrastruktur suatu aplikasi berbasis open source. Nagios menawarkan layanan monitoring dan peringatan untuk server, switch, aplikasi dan layanan yang lainnya. User akan diberi pesan peringatan ketika suatu masalah terjadi pada server, switch aplikasi dan layanan yang di monitoring lainnya.

Mengingat kayanya fitur yang ditawarkan oleh Nagios maka saya akan mencoba untuk menginstall dan mengkonfigurasi aplikasi monitoring tersebut pada suatu sistem yang saya kelola. Aplikasi ini saya install di bawah platform linux distro Ubuntu 12.04 LTS. Terdapat dua server yang akan saya gunakan. Server1 merupakan server utama yang akan memonitoring Server2. Sedangkan Server2 merupakan server yang akan dimonitoring oleh Server1. Langkah-langkah yang diperlukan untuk installasi dan konfigurasi adalah sebagai berikut.

Installasi

Install LAMP Server pada Server1.

$sudo apt-get install tasksel

$sudo tasksel install lamp-server

Install Nagios & Plugin pada Server1.

$sudo apt-get install nagios3 nagios-nrpe-plugin

1 postfix configuration

2 general mail configuration

Anda akan diminta untuk memasukkan password untuk user nagiosadmin. Segala konfigurasi yang berhubungan dengan user akan disimpan pada file /etc/nagios3/htpasswd.users.

 3 nagios admin password

4 confirm password nagios admin

Untuk mengubah password nagiosadmin atau menambahkan user baru, anda bisa menggunakan perintah htpasswd.

Megubah password.

$sudo htpasswd /etc/nagios3/htpasswd.users nagiosadmin

Menambahkan user baru.

$sudo htpasswd /etc/nagios3/htpasswd.users bayu

Install nagios-nrpe-plugin pada Server2

$sudo apt-get install nagios-nrpe-server

Catatan :

NRPE akan menginzinkan anda untuk melakukan pemeriksaan pada host atau server yang anda remote.

Konfigurasi

Pertama, buat file host configuration untuk Server2. Jalankan semua perintah di di bawah ini pada Server1.

$sudo cp /etc/nagios3/conf.d/localhost_nagios2.cfg /etc/nagios3/conf.d/server02.cfg

Kemudian edit file /etc/nagios3/conf.d/server02.cfg

6

Pada kasus di atas, saya hanya menjelaskan satu service yaitu service untuk memeriksa service DNS. Anda bisa menambahkan service yang lainnya dengan mengubah nama hostname sesuai dengan nama hostname server yang anda miliki. Kemudian masukkan IP Address server anda pada file konfigurasi tersebut. Dalam kasus ini Server2 memiliki IP Address 192.168.56.1. Sedangkan Server1 192.168.56.101.

 Jika sudah restart nagios untuk me-enable konfigurasi baru.

$sudo /etc/init.d/nagios3 restart

Sekarang tambahkan service untuk mengecek MySQL Server dengan menambahkan perintah berikut pada file /etc/nagios3/conf.d/services_nagios2.cfg

7

Definisikan mysql-server hostgroup dengan mengedit file /etc/nagios3/conf.d/hostgroup_nagios2.cfg

8

Proses pengecekan Nagios membutuhkan autentikasi MySQL. Untuk menambahkan user nagios pada MySQL jalankan perintah berikut pada Server1.

$sudo mysql -u root -p -e “create user nagios identified by ‘root’;”

Restart Nagios to memulai prose pemeriksaan pada MySQL Server.

$sudo /etc/init.d/nagios3 restart

Kemudian konfigurasi NRPE untuk memeriksa disk space pada Server2. Pada Server1 tambahkan service pengecekan tersebut pada /etc/nagios3/conf.d/server02.cfg

9

Pada Server2 edit file /etc/nagios/nrpe.cfg.

10

Dan tambahkan command definition area.

11

Restart nagios-nrpe-server pada Server2

$sudo /etc/init.d/nagios-nrpe-server restart

Restart nagios pada Server1.

$Sudo /etc/init.d/nagios3 restart

Buka browser anda, kemudian masukkan alamat IP Address anda. Pada kasus ini server nagios saya berada pada alamat http://192.168.56.101/nagios3

12

Jika anda buka pada menu Services maka tampilannya adalah sebagai berikut.

14

Berikut tampilan pada menu Host Groups

15

Tampilan map topologi server tersebut.

16

Anda bisa menambahkan user/server yang ingin di monitoring dengan mengedit file /etc/nagios3/conf.d/hostgroups_nagios2.cfg dan membuat file konfigurasi baru dengan melihat file localhost_nagios2.cfg sebagai acuannya. Berikut adalah hasil penambahan monitoring gateway yang saya lakukan pada PTS yang ada di Depok.

Tampilan Host Groups

17

Tampilan Hosts

18

  1. Wah terima kasih mas/pak artikel anda membantu saya😀
    salam opensource, salam nagios :v

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: